Tampilkan postingan dengan label Mengukir Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mengukir Sejarah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Oktober 2014

BELAJAR MENDIDIK ANAK

Segala Puji hanya untuk Allah SWT, Alhamdulillah Kami sekeluarga senantiasa diberikan limpahan Nikmat dan kasih sayang.
postingan kali ini ingin sedikit Share tentang anak kedua Kami. Ia kami kasih Nama MUHAMMAD AZZAM TAOFIQ dengan Harapan kelak Ia akan jadi sosok yang punya Tekad yang sangat kuat, Tekad yang identik dengan pekerja keras dalam segala Hal. AZZAM Adalah kebulatan tekad, teguh pendirian. Dengan kebulatan tekad, semua hal dapat diraih. Terutama dalam segi ibadah dan keimanan. Jika tekad kendor, maka kesempatan bagus seperti apa pun akan sia-sia. Namun sebaliknya jika tekad telah bulat dan teguh pendirian maka kesempatan kecil dapat menghasilkan hal yang besar.Semoga Nama itu akan mewakili Do'a Kami sebagai Orang Tuanya, Do'a yang senantiasa tidak putus Kami Panjatkan Kepada Allah sang Pengabul Do'a, Semoga  Anak Anak Kami Jadi Anak yang Shaleh Cerdas Spiritual, Cerdas Emosional dan Cerdas secara Intelektual.

Senin, 06 Oktober 2014

Perth’s Muslim children bearing brunt of public backlash over extremist group Islamic State

Aisha Novakovich and her children, Jibreel (10) and Zachariah (6) walking to school. Phot
Aisha Novakovich and her children, Jibreel (10) and Zachariah (6) walking to school. Photo: Stewart Allen
“I’M just a simple kid. I’m not a terrorist”.
These are the heartbreaking words of a 10-year-old Perth boy who has become an unwitting victim of the terrorist activities of extremist group Islamic State.
Innocent Muslim women and children are bearing the brunt of public outrage in schools and supermarkets over horrifying beheadings carried out by IS terrorists.

This week, The Sunday Times was invited inside the homes and lives of two Muslim families.

There is Aisha Novakovich, a 31-year-old law student and single mum of two boys, 10-year-old Jibreel and Zachariah, 6.
And there’s Manju and Mir Hussain, hardworking parents to 14-year-old Ali and 12-year-old Reshma, who describe themselves as an “Australian Indian Muslim family”.