رِجَالُ الدَّعْوَةِ
RIJALUD-DA’WAH
Oleh:
Ahmad Madany
Jika kita
membicarakan salah satu tokoh diantara tokoh ummat yang pernah hidup dalam
perjalanan sejarah, kita akan menemukan persamaan antara tokoh yang satu dengan
tokoh lainnya. Persamaan itu dapat kit aambil titik temunya, mereka adalah
orang-orang yang memiliki:
One.Quwwatur-ruh, dan
Two.Quwwatul qalb.
Dengan kekuatan ini,
kuat pula segala hal lain yang mereka miliki.
Benar apa yang
diungkapkan oleh Bisyr Al Khothib yang dikutip oleh Syekh Ahmad Rasyid dalam
kitabnya, katanya: “Cukuplah bagimu, engkau melihat orang-orang yang telah mati
yang ketika sejarah hidupnya dipelajari hati menjadi hidup, sebagaimana ada
pula manusia-manusia yang hidup diantara kita yang dengan melihatnya hati kita
menjadi mati”.
Rasulullah saw pernah
bersabda dalam sebuah hadits shahih yang banyak dikutip dalam buku-buku sirah,
ketika para sahabat menceritakan kepribadian Umar ra, Rasulullah saw
bersabda:
إِنَّهُ
قَدْ كَانَ فِيمَا مَضَى قَبْلَكُمْ مِنَ الْأُمَمِ مُحَدَّثُونَ وَإِنَّهُ إِنْ
كَانَ فِي أُمَّتِي هَذِهِ مِنْهُمْ فَإِنَّهُ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ (رواه أحمد والبخاري).
“Sesungguhnya
pada setiap ummat ada orang yang mendapatkan ilham (muhaddits). Sesungguhnya
jika di dalam ummatku ada muhaddits, maka dia adalah Umar”.